Loading...

Perpisahan Bukan Berarti Tinggal, Tetapi Mimpi Masa Depan

20 May 2025 | Kategori: Pendidikan | : 178 | 1

Ditulis Oleh : Br. Ferdi
Gambar Berita

SMP Bruder Pontianak, tepatnya kelas IX Tahun Ajaran 2024-2025 merayakan perpisahan bersama, tepat pada Sabtu, 17 Mei 2025, mulai pukul 16.00-22.00 WIB. Tema yang diusung Perpisahan kali ini adalah "Tinggal Kenangan Terabadi (TIKET) untuk Meraih Cita-Cita dengan Optimisme dalam Kebersamaan". Tema ini dirancang untuk menggali perasaan dan kenangan manis selama sekolah di SMP Bruder Pontianak.

Sebuah pengalaman yang sangat menarik bahwa apa yang didapat oleh anak-anak kelas IX ini merupakan kenangan indah. Nelson kelas IX mewakili teman-teman dalam menyampaikan kata sambutan mengungkapkan bahwa "Selama di SMP Bruder Pontianak, kami tidak hanya menuntut dan mendapat pendidikan secara akademik, tetapi kami juga memanusiakan manusia. Ungkapan ini juga telah dicetuskan oleh Eric From "Tujuan pendidikan adalah memanusiakan manusia".

Selaku tenanga pendidik dan kependidikan, tentu merasa bangga bahwa apa yang telah dilakukan, dididik, dibina selama ini menjadi inspirasi bagi peserta didik. Pengalaman ini menjadi sentuhan yang indah bagi peserta didik, karena mereka sangat merasakan pengalaman pendidikan yang sesungguhnya.

Target Meraih Cita-Cita

Pendidikan bukan kebetulan, bukan pula asal-asalan. Pendidikan selalu memiliki tujuan yang jelas. Siapapun yang memiliki cita-cita masa depan yang jelas, maka mulai sekarang perlu meracang untuk mengejarnya dengan lebih baik. Tema yang didiangi pada tahun ini merupakan sebuah core value yang menarik dalam mengejar cita-cita di masa depan. Apa yang menarik? Bahwa selain berjuang sendiri, peran kebersamaan menjadi nilai yang sangat berharga. Mengingat perjuangan hidup manusia memiliki keterbatasan, maka "jalan bersama" merupakan kunci untuk mengatasi hambatan pribadi.

Bapak Loren, S.P dalam kata sambutan menyampaikan bahwa "Kami sebagai orang tua merasa senang anak kami sekolah di SMP Bruder Pontianak karena kami menemukan pendidikan yang tepat bagi anak kami, di SMP Bruder kami menemukan pendidikan memanusiakan manusia." Lanjutnya core value yang kami temukan bahwa relasi guru dan siswa-siswi sangat baik, selalu membangun komunikasi dengan orang tua di rumah. Selain itu, kami sebagai orang tua merasa terbatas dalam mendidik anak-anak kami di rumah, maka di sekolah mereka merasa ada kasih dan cinta sampa seperti yang dirasakan di rumah bersama orang tua. Oleh karena itu, mewakili orang tua, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh bapak/i guru yang telah mendidik anak-anak kami sekolah selama tiga tahun.

Jalan bersama merupakan satu kebahagiaan. SMP Bruder Pontianak selalu berjuang mendidik dengan penuh kasih. Pendidikan kasih tidak berarti "membiarkan" atau "diabaikan" setiap situasi yang dihadapi peserta didik. Bukan demikian! Pendidikan kasih selalu diajarkan, diberitahu, diingatkan dan arahkan. Pendidikan kasih selalu mengarahkan tindakan dialog terus-menerus. Tanpa ada dialog, pendidikan kasih bisa terlewatkan begitu saja setiap hati. Oleh karena itu, pengalaman perjumpaan setiap hari selalu mengarah pada kasih. Itulah yang dilaksanakan di SMP Bruder Pontianak. Apalagi didukung oleh nilai-nilai pendidikan sekolah, yakni: simpliciter, confidenter, competency, community. Menanamkan nilai ini, harus dilakukan terus-menerus. Bukan hanya kepada peserta didik, tetapi juga kepada guru.

Perjumpaan dari Hati

Pengalaman perjumpaan setiap hari kadangkala membosankan. Tentus saja. Perjumpaan itu, bukan sekedar secara fisik saja, tetapi dorongan batin yang terdalam. Perjumpaan dari hati ke hati. Hati adalah tempat pribadi manusia yang paling dalam untuk menjawab semua panggilan. Maka, sekolah adalah wadah perjumpaan dari hati ke hati antarpeserta didik dan guru. Perjumpaan ini memberikan ruang gerak terdalam untuk saling mengenal antarsatu dengan yang lain.


SMP BRUDER PONTIANAK-2026 ⬅ Kembali Ke Postingan Terbaru ⬅ Daftar Semua Postingan Berita